Selasa, 16 Agu 2022
  • Selamat Datang di Website Resmi SMAN 13 Semarang

SEMINAR PENDIDIKAN LITERASI DIGITAL  DI SMAN 13 SEMARANG

Pada hari Kamis, 21 Juli 2022, 100 siswa SMAN 13 Semarang mengikuti kegiatan Seminar Pendidikan Literasi Digital yang diadakan oleh KKN Mandiri Misi khusus kolaboratif dari UIN Walisongo Semarang dan UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar.  Seminar ini mengangkat tema “Meningkatkan Semangat Literasi Pada Generasi Milenial” dengan slogan “Think Before You Speak, Read Before You Think”.  Hal ini bertujuan untuk mendidik dan menginformasikan para peserta seminar agar dapat mengolah apa yang ada di dalam dunia digital yang tentunya tidak bisa lepas dari genggaman masyarakat dan sulit untuk dikontrol. Serta lebih berhati-hati terhadap hal-hal negatif, dan apa yang dilihat dalam dunia digital dapat menginspirasi dan menghasilkan karya baru bernilai positif.

Kegiatan seminar dimulai pada pukul 07.45 dengan peserta dari kelas XI MIPA 4, XI IPS 4, perwakilan OSAKA, serta perwakilan dari tim Jurnalis, yang bertempat di Aula SMAN 13 Semarang. Acara pertama yaitu pembukaan, disambung dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh saudari Dewi Hanya, dan tidak lupa untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dipimpin oleh saudari Aulia.  Lalu sambutan-sambutan dari Saudari Kafani selaku ketua seminar, dilanjut oleh Saudara Wahyu selaku koordinator KKN MMK UIN Walisongo Semarang dan UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar, dan yang terakhir yaitu sambutan dari Bapak Rusmiyanto S.Pd, M.Pd selaku Kepala Sekolah SMAN 13 Semarang sekaligus meresmikan pembukaan acara seminar.  

Selepas itu,  berlanjut ke acara inti yang pertama yaitu ada pemaparan materi yang dibawakan oleh Abdullah Faiz selaku pembicara, adapun poin-poin dari materi yang dibahas yaitu sebagai berikut :

  1. Pengertian Literasi Digital,
  2. Prinsip Literasi Digital,
  3. Nilai Positif dari Literasi Digital,
  4. Tantangan dari Literasi Digital,
  5. Literasi Pelajar.

Sesi kedua yaitu tanya jawab, dari para siswa dan dijawab oleh narasumber. Acara ketiga yaitu penyerahan kenang-kenangan, dan dilanjut dengan sesi foto bersama antara peserta seminar dengan panitia.   Acara yang terakhir yaitu penutup.

Kegiatan seminar berakhir pukul 10.30 WIB.  Jalannya acara seminar berlangsung dengan tenang, kondusif, dan lancar.  Pembicara menyampaikan presentasinya dengan jelas.  Kesimpulan dari materi yang dibahas adalah Literasi Digital merupakan bacaan yang dibaca melalui dunia digital. Prinsip dari literasi digital adalah memahami informasi yang diberikan, saling ketergantungan antara media satu dan yang lainnya, faktor sosial (media yang digunakan untuk saling berbagi pesan atau informasi oleh masyarakat), dan kurasi (mengakses memahami serta menyimpan informasi untuk dibuka di lain hari). Nilai Positif yang bisa diambil yaitu menambah penguasaan kosakata, kemampuan membaca serta merangkai kalimat dan menulis informasi, menambah wawasan, dan meningkatkan kritis dalam memahami informasi.  Literasi pelajar sendiri ada 4 aspek, yaitu

  1. Membaca buku apapun yang diminati.
  2. Memahami dan mencerna bahasa agar lebih mudah dimengerti.
  3. Menganalisis apa yang dibaca dan dipadukan.
  4. Mempublikasi apa yang telah dianalisis menjadi karya baru.

Tantangan yang dihadapi adalah adanya arus informasi yang banyak yang menjadikan konten positif dan negatif ada di saat bersamaan.   Untuk itu kita harus mampu menyaring sebelum membaginya. (Faris, Jurnalis22)

Post Terkait

0 Komentar

KELUAR