Kamis, 02 Feb 2023
  • Selamat Datang di Website Resmi SMAN 13 Semarang

Membuat Smart School Sederhana

Kelebihan CMS WordPress pada Website Sekolah

Rahmad Ardiansyah (Guru Sejarah)

Disclaimer, tulisan ini hanyalah gagasan dan belum terealisasi.

Smart school menjadi istilah yang sangat menarik untuk dibahas utamanya bagi orang – orang yang berkecimpung di dunia IT. Sekolah tak ubahnya institusi lain yang memiliki tantangan dan prospek untuk dikelola melalui sistem IT. Istilah Smart School merujuk pada penggunaan berbagai platform, software dan hardware guna memangkas birokrasi dan mengefektifkan segala hal di sekolah. Melalui sistem smart school pengelolaan sekolah akan menjadi lebih mudah dan terdigitalisasi.

Terdapat banyak cara untuk membangun sekolah berbasis smart school. Cara instan penerapan smartschool pada sekolah bisa bekerjasama dengan instansi penyedia program – program sekolah berbasis digital dengan konskuensi setiap tahun harus mengeluarkan biaya sewa kepada penyedia jasa layanan. Membangun ekosistem smart school secara mandiri sangat dianjurkan agar pihak sekolah dapat mengembangkan dan melakukan perbaikan apabila ada sesuatu hal dalam program smart schoolnya. Berikut ini saya akan menjelaskan mengenai alternatif cara membangun smart school secara mandiri menggunakan sumberdaya yang banyak tersebar di internet. Disclaimer, akan ada beberapa istilah dalam bidang IT, mohon untuk menyesuaikan.

Layanan Pemberitaan Sekolah

Layaknya institusi pemerintahan dan swasta, sarana pemberitaan seperti web, sosial media, email dan kontak yang dapat dihubungi merupakan hal mendasar yang wajib dimiliki bagi sebuah institusi pendidikan. Melalui web resmi sekolah diharapkan sekolah dapat memberitakan segala pemberitaan resmi dari pihak sekolah dan melakukan pengelolaan sekolah secara digital melalui sistem akademik, web perpus, layanan sekolah dan lain – lain. Web menjadi sangat penting sebagai jembatan antara sekolah dan masyarakat luas. Sosial media juga tidak kalah penting. Instagram, facebook, youtube dan sosial media lain merupakan perpanjangan tangan dalam menginformasikan berita secara cepat kepada masyarakat. Melalui platform – platform tersebut diharapkan masyarakat bisa mendapatkan informasi secara cepat dan dapat berkomunikasi dengan pihak sekolah.

Sistem Akademik

Layaknya universitas, sekolah pada jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah selayaknya harus mempersiapkan sistem akademik. Melalui sistem akademik diharapkan pengelolaan berbagai tugas di sekolah dapat termanajemen, terekap dan terpantau dengan mudah melalui sistem yang terdigitalisasi. Sistem akademik memiliki banyak fungsi seperti rekap siswa dan gtk, rekap pelajaran, raport online, rekap sarana dan prasarana, rekap laporan pelanggaran, dan lain sebagainya. Membangun sistem akademik dapat menggunakan source code yang banyak tersebar di internet, namun sangat dianjurkan untuk membeli lisensi dari developer terpercaya sehingga sekolah akan mendapatkan pelayanan dan update yang lebih baik. Sangat disarankan menginstal sistem akademik di hosting daripada di localhost karena lebih fleksibel apabila diinstal di hosting agar bisa diakses dimanapun.

Sistem Pelayanan Terpadu

Sistem pelayanan terpadu yang saya maksud disini adalah pemanfaatan platform atau sistem tertentu dalam pelayanan offline sehingga mampu mengefektifkan proses layanan. Sebagai contoh perpustakaan memiliki program yang sangat bagus bernama Slims sebagai program pelayanan digital dalam pengelolaan perpustakaan. Melalui Slims petugas perpustakaan akan dipermudah dalam presensi, sirkulasi buku dan pembuatan laporan. Hal ini juga dapat diterapkan pada layanan lain seperti UKS, Tata Usaha, BK, pengelolaan sarana dan prasarana dan lain – lain. Untuk menerapkan sistem layanan terpadu sekolah hanya perlu mencari source code dari masing – masing layanan yang diinginkan untuk selanjutnya diinstal ke hosting atau localhost yang sudah disediakan. Melalui sistem – sistem online ini akan mempermudah sekolah dalam segala pengelolaan pelayanan siswa.

E-Learning dan CBT

Pada masa Covid-19 teknologi e-learning dan CBT sangat laris digunakan. Mulai muncul platform – platform seperti Google Classroom, Teams, Quizizz, Kahoot dan lain sebagainya. Platform – platform tersebut adalah penyedia jasa untuk pengelolaan kelas dan tes online. Kita dapat mengembangkan platform sendiri untuk e-learning sekolah. Melalui software atau sistem seperti moodle dan platform lain, sekolah secara mandiri dapat membuat sistem e-learning sendiri dan dapat digunakan kapanpun.

E-Rapor

E-Rapor menjadi platform yang wajib digunakan setiap sekolah saat ini. Banyak developer yang mengembangkan e-rapor untuk pemrosesan nilai. Gunakan developer terpercaya agar update dan security terjamin. Kemdikbud juga sudah mendevelop program e-rapor yang dapat dijadikan alternatif e-rapor sekolah.

Aktivasi Email Belajar.id

Email belajar.id merupakan email resmi dari kemdikbud untuk sekolah – sekolah negeri. Email ini memberikan berbagai kemudahan pada fitur – fitur google workspace. Gunakan email belajar.id sebagai email utama setiap siswa dalam hal komunikasi dan pengelolaan sekolah. Email belajar.id tersedia untuk guru, siswa dan tenaga pendidik.

App School Berbasis Android atau IOS

Hal yang paling sulit dibuat secara mandiri oleh sekolah adalah membuat app berbasis android maupun IOS. Tidak semua orang dapat membuat app school yang powerfull untuk kebutuhan sekolah secara mandiri. Maka untuk satu hal ini kita perlu bekerjasama dengan pihak lain untuk mendevelop app yang dibutuhkan. Apabila memiliki dana yang banyak kita bisa sesuaikan dengan request berbagai fungsi yang sekolah inginkan. Apabila dana terbatas cukup membuat aplikasi berbasis webview untuk laman web sekolah, sistem layanan terpadu dan e-learning kita.

Mengimplementasikan Teknologi Kartu Multifungsi

Sebelumnya sudah dibahas mengenai kartu multifungsi pada laman Kartu Multifungsi SMAGALAS. Kartu multifungsi mampu mengefektifkan penggunaan kertas dan mempermudah berbagai hal. Kartu multifungsi ini menjadi inovasi terbaru dalam berbagai hal.

Pentingnya Koneksi Internet dalam Smart School

Guna mengimplementasikan Smart School dalam sekolah diperlukan internet yang mampu diakses secara gratis di lingkungan sekolah. Kunci dari koneksi internet ini adalah penyediaan wifi pada setiap kelas dan semua fasilitas sekolah. Pengelolaan wifi internet sekolah memerlukan mikrotik dan ruangan tersendiri sebagai server sekolah. Mikrotik menjadi alat yang sangat penting untuk mengelola akses dan melimitasi bandwith internet. Selain untuk koneksi siswa dalam mengakses berbagai layanan, internet juga dapat digunakan untuk pemantauan cctv secara realtime.

Smart school berbasis IT dapat berjalan apabila mendapat dukungan dari berbagai pihak. Sudah selayaknya sekolah mulai mengadaptasi sistem digital agar lebih praktis dan efisien dalam pengelolaan sekolah.

penulis
Rahmad Ardiansyah

Tulisan Lainnya

0 Komentar

KELUAR