Sabtu, 20 Apr 2024
  • Selamat Datang di Website Resmi SMAN 13 Semarang

Parade Wajah Bahasa, Ajak Utamakan Bahasa Negara

Pada tanggal 27—28 Maret 2024, SMAN 13 Semarang berkesempatan menyelenggarakan kegiatan Parade Wajah Bahasa bersama Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah. Berlangsung di aula, sejumlah 60 peserta didik beserta beberapa guru pendamping SMAN 13 Semarang mengikuti parade ini. Kegiatan parade ini memiliki tujuan untuk memberikan pembekalan kepada peserta didik akan pentingnya penggunaan bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari.

Rusmiyanto, S.Pd., M.Pd. selaku Kepala SMAN 13 Semarang memberikan sambutan dalam pembukaan acara ini. Beliau menyampaikan bahwa dengan adanya parade ini menjadi media untuk menambah ilmu dan wawasan tentang pemahaman sebuah bahasa. Beliau juga menerangkan pentingnya penggunaan Bahasa Indonesia di ruang publik, terutama di lingkungan sekolah dalam berkomunikasi sehari-hari. Setelah sambutan dari Bapak Kepala Sekolah, acara dilanjutkan dengan penyerahan kenang-kenangan dari Balai Provinsi Jawa Tengah kepada SMAN 13 Semarang, serta dilakukan pula sesi berfoto bersama.

Pemaparan materi oleh Ika Inayati, S.S., M.Li. menyampaikan mengenai pengutamaan bahasa negara, yakni bahasa Indonesia. Sesuai dengan slogan Trigatra Bangun Bahasa yang berbunyi “Utamakan Bahasa Indonesia, Lestarikan Bahasa Daerah, Kuasai Bahasa Asing”, diartikan bahwa penggunaan bahasa Indonesia harus dilakukan secara baik dan benar. Dijelaskan bahwa bahasa yang baik dan benar ialah penyampaian bahasa yang sesuai konteks dan sesuai dengan kaidah kebahasaan. Bu Ika juga menerangkan mengenai kesalahan dan perbaikan dalam penulisan bahasa Indonesia di nama lembaga dan sarana umum sekolah.

Selain itu, Dian Respati P., S.S., M.Pd. juga memperdalam materi akan pengutamaan bahasa negara. Bu Dian menyampaikan tentang penggunaan bahasa yang baik dan benar di lingkungan sekolah. Seperti halnya pada nama ruang pertemuan, produk barang/jasa sekolah, nama jabatan, petunjuk arah/rambu umum, serta spanduk/alat informasi lainnya yang terdapat di lingkungan sekolah. Dari pemaparan materi tersebut, diharapkan dapat menjadi bekal pengetahuan bagi peserta didik untuk melaksanakan tugas yang akan dikerjakan nantinya.

Duta Bahasa Jawa Tengah, Afrizal Adi Prayoga juga turut menerangkan kembali apa yang sudah disampaikan sebelumnya. Ia juga mengarahkan peserta didik untuk berkelompok dalam melakukan pengamatan penggunaan bahasa Indonesia di sekolah dan mendiskusikan hal tersebut sesuai materi yang telah disampaikan.

Kemudian pada Kamis (28/3/2024) barulah dilanjutkan dengan presentasi hasil diskusi setiap kelompok, mulai dari kelompok satu hingga kelompok tujuh. Penyajian materi oleh masing-masing kelompok juga diarahkan oleh Kak Afrizal, serta Bu Ika dan Bu Dian juga turut menanggapi penyajian materi oleh tiap kelompok.

Adapun materi yang disampaikan oleh masing-masing kelompok, yaitu kelompok satu mendapat materi mengenai produk barang/jasa sekolah, kelompok dua materi mengenai nama ruang pertemuan, kelompok tiga menyampaikan materi nama jabatan, kelompok empat tentang materi spanduk/alat informasi lain, kelompok lima materi sarana umum sekolah, kelompok enam materi petunjuk arah/rambu umum, serta kelompok tujuh mendapat materi tentang nama lembaga. Masing-masing kelompok memaparkan perihal bahasa dan material yang digunakan tersebut memerlukan sebuah perbaikan atau tidak. Selain itu, mereka juga menggambar ulang desain yang akan mereka realisasikan untuk ke depannya dengan menonjolkan penggunaan bahasa Indonesia dan material yang lebih baik..

Di sela-sela penyampaian materi terdapat pula sambutan dari Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, Dr. Syarifuddin, M.Hum. yang memberikan pengertian akan fungsi bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dan bahasa negara. Beliau juga turut berpesan kepada para peserta mengenai pentingnya kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar yang perlu dijunjung tinggi dan diutamakan dalam berbahasa di negeri sendiri. Akhirnya, acara yang dimulai pukul 07.30 ini berakhir dengan sukses sampai dengan pukul 12.15 WIB. Tak lupa, dilakukan doa dan foto bersama terlebih dahulu untuk mengakhiri kegiatan Parade Wajah Bahasa kali ini.

Penulis Rizqiya dan Nabila (Ekstra Jurnalistik SMAN 13 Semarang)

Dokumentasi

Post Terkait

0 Komentar

KELUAR